|
|
Bila isinya sama kenapa harus beli mahal untuk "kulit" luarnya? Saya melihat visi dari BYON sangat jelas ke arah kemudahan bagi saya sebagai pelaku bisnis yang riskan terhadap suku cadang dari notebook yang menunjang aktivitas saya. Bila benar adanya bahwa 7 pemain besar yang ahli di partikel notebook mendukung BYON, maka kualitas bukan lagi masalah, hanya saja penampilan BYON apakah trendy dan handy bagi user yang telah terbiasa dengan sebuah brand? Bagi pebisnis yang selalu mencari peluang, saya melihat adanya multi synergi ke depannya untuk dapat ambil bagian dalam menciptakan produk pendukung seperti aksesoris dan sebagainya.
Hal yang tidak terlalu sulit bagi BYON untuk dapat diterima oleh market di Indonesia selama masyarakat peka terhadap technology yang tidak akan menunggu kita namun yang harus tidak tertinggal, mudah-mudahan dengan kehadiran BYON yang harganya terjangkau tapi kualitas bagus akan menciptakan masyarakat Indonesia yang pintar dan mengerti pentingnya dunia Digital & Technology bagi kemajuan bangsa.
For BYON's team GO FOR IT IN CREATING A NEW STYLE!
| Naomi Susan, Managing Director
PT. Natural Semesta |
|
| |
| |
|
|
Perang antara proprietary standard, proprietary design versus open standard, open design, open source menjadi menarik jika kita lihat efek akhirnya pada harga dan kemudahan bagi developer maupun pengguna. Jawabnya sangat jelas, segala sesuatu yang open akan menyebabkan kemudahan developer & manufacturer untuk meningkatkan skala ekonomi yang berakibat langsung pada penurunan harga secara drastis.
Intel tampaknya telah lama memikirkan hal ini dan mengintroduce konsep Common Building Block (CBB) yang pada dasarnya menstandarisasi komponen-komponen pembangun Notebook. Jadi sebuah Notebook yang confirm dengan CBB dapat diupgrade tanpa harus kembali ke vendornya, banyak produsen peralatan/komponen dapat membuat komponen- komponen yang kompatibel dengan CBB ini khususnya batere, LCD dan adaptor yang umumnya berbeda dari ODM manufacturing.
Semoga BYON yang dimotori LeadVision Technology dapat menyemarakan pasar notebook lokal Indonesia.
| Onno W. Purbo, IT Practice
- |
|
| |
| |
|
|
Kami atas nama Bina Nusantara ikut menyambut gembira atas diluncurkannya produk notebook BYON di market .
Kami mengharapkan peluncuran produk baru ini dapat membantu mahasiswa,siswa dan tenaga pengajar memiliki Notebook yang baik dan berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Sebagai Universitas Panutan yang selalu menghasilkan ide ide kreatif dan penuh dengan inovasi, Universitas Bina Nusantara menerapkan Multi Channel Learning (MCL ) dalam kegiatan belajar mengajar dimana setiap mahasiswa dan dosen dapat saling berinteraksi tanpa dihalangi oleh waktu , tempat , keterbatasan dan kondisi. Oleh karena itu dengan komitmen penuh Bina Nusantara telah membangun infra struktur ( mulai dari infrastruktur jaringan, pengembangan content, pengadaan lab,dll) utk memungkinkan MCL dapat diterapkan secara baik dan konsisten. Namun kami yakin, keberhasilan penerapan MCL ini juga membutuhkan dukungan dari pihak industri. Harapan kami adalah dengan diluncurkannya produk ini, dapat mempercepat dan menunjang penerapan MCL secara penuh di lingkungan Bina Nusantara.
Selamat kepada PT Astrindo atas peluncuran produk BYON ini dan semoga sukses.
| Bernard Gunawan, Ketua Yayasan Bina Nusa
Yayasan Bina Nusantara |
|
| |
| |
|
|
Standar yang terbuka seperti Intel CBB yang diadopsi oleh BYON merupakan suatu terobosan. Standar ini akan memungkinkan tidak hanya diproduksinya notebook dengan harga dan biaya perawatan yang lebih murah, tetapi juga akan mendorong industri komponen dalam negeri untuk membuat komponen-komponen standar. Dengan demikian, BYON tidak saja ikut berpartisipasi dalam meningkatkan penetrasi komputer di Indonesia, tetapi juga dapat menjadi pemicu lahirnya industri komponen -komponen notebook di Indonesia
Memang tantangan yang akan dihadapi oleh BYON tidak akan kecil, tetapi saya yakin BYON akan dapat menjadi pelopor notebook standar di Indonesia. Selamat dan sukses
| Prof. Dr. ir. Marsudi W. Kisworo, Direktur Eksekutif Partai Amanat Nasional dan Guru Besar dalam bidang Teknologi Informasi
Partai Amanat Nasional |
|
| |
| |
|
|
Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada PT LeadVision Technology atas peluncuran notebook BYON di Indonesia. Sebagai Ketua Umum APKOMINDO, saya sangat mendukung munculnya produk- produk TI yang didukung oleh Vendor-Vendor kelas dunia, khususnya notebook yang mempunyai keunggulan2 dibandingkan dengan produk-produk lain yang ada di pasar saat ini.
Ide standarisasi tujuh komponen-komponen utama yang diterapkan di BYON, seperti: LCD, Keyboard, Hard Drive, Optical Drive, Battery, Power Adapter, CNP (Customizable Notebook Panel), merupakan terobosan yang cemerlang di dunia notebook, serta menguntungkan semua pihak, tidak hanya manufacturer, distributor tapi juga tidak kalah pentingnya adalah kebutuhan end-user.
Saya sangat mengharapkan langkah langkah PT LeadVision Technology dapat menjadi panutan bagi dunia TI pada umumnya dan anggota APKOMINDO pada khususnya,untuk terus menyediakan produk-produk yang berkwalitas dan memberikan dukungan purna jual yang baik melalui jaringan pemasaran dan service center nya yang saat ini sudah dipersiapkan di delapan kota besar di seluruh Indonesia.
Semoga kehadiran BYON dengan konsep standarisasinya , dapat memacu pertumbuhan pasar TI, utamanya notebook di Indonesia dan juga industri lokal yang terkait dalam memproduksi komponen-komponen utama tersebut.
VIVA APKOMINDO ,VIVA BYON !
| Henkyanto Cokroadhiguno, Ketua Umum DPP APKOMINDO
APKOMINDO |
|
| |
| |
|
|
Welcome to the user-centric era, where customers rule! Bisnis model BYON mengingatkan saya dengan apa yang dikatakan oleh Thomas Friedman pengarang buku The World is Flat. Seperti yang ia katakan, kita akan melihat terjadinya perpindahan kekuasaan dari perusahaan ke individu. Bentuk kompetisi pun akan bergeser cenderung menganut istilah ko-opetisi di mana kolaborasi adalah kata kuncinya. Implikasinya terhadap dunia pemasaran tak lain adalah pergeseran rutinitas dan praktek bisnis yang tadinya bersifat top-down ke bottom-up di mana individu-lah yang memegang kendali terhadap perusahaan. Saya rasa berbagai kalangan di tanah air sangat menyambut dengan antusias dengan munculnya konsep inovatif terbaru yang ditawarkan oleh BYON dengan filosofi customized solution dan user- centric. Betul-betul in-line dengan apa yang terjadi di flat world ini. Selamat datang ke dalam babak baru dalam dunia IT. Selamat menyaksikan kekuatan konsumen terhadap perusahaan! | Hermawan Kartajaya, Asian?s Leading Marketing Strategies by CIM-UK and President of MarkPlus&Co
MarkPlus&Co |
|
| |
| |
|
|
We are confident that BYON will be widely accepted by the market. BYON provide an answer to a business need today. Its flexibility enables the organization to cater to the needs of the individual. The expandable capabilities allow a notebook to be reconfigured and upgraded to suit the new business challenges and applications within the organization.
The choice to have something that caters to an organization's need with changeable components spread out the depreciation of an expansible product on the company's book. It also improves the serviceable of the notebook when some parts from a certain manufacturer become obsolete! There will be a drastic cost saving to an organization like Sennheiser Asia. We spent more than SGD150k every two years to replace the existing computer system for the whole company. It includes the current notebook user and also the operation and support team in the company. Although some of the system (Desktop) is still serviceable, we are replacing the majority of them with Notebook to cater to the current high cost on work space in Singapore.
On one hand, we maybe thinking of doing away with the old Desktop and replaced it with new notebook, the short product life cycle offer in the current market make us working hard on our calculator! | S F Ho, President
Sennheiser Electronic Asia |
|
| |
| |
|
|
Delta Electronics, Inc. is seeing increasing demand from the channel notebook market, similar to what has happened with the Desktop PC segment. The CBB program offers notebook integrators more choices for building customized notebooks to meet their customers' exact needs.
The CBB program has been successful in driving standardization in NB component ecosystem such as AC/DC power adapters, and providing various options and cost effective solutions for customers. This is a breakthrough to the notebook market and a very positive influence to the entire ecosystem.
| Jim Chen, Sales Manager
Delta Electronic |
|
| |
| |
|
|
|
Celxpert has been looking for ways to explore new business opportunities for our products. We are glad to see the Common Building Block (CBB) program is driving a new direction for us to extend our battery pack business into channel market by adopting a common specification for platforms and packs. We believe the CBB program is very helpful to Celxpert in managing our BP production and inventory efficiently when supporting various customers in the channel.
| SH Cho, President of Celxpert Energy Corporation
Celxpert Energy Corporation |
|
| |
| |
|
|
CBB is an excellent concept for end user to customize NB! Fujitsu is proud to support the program with our high quality hard disc drives. | Jimmy Chai, Sales Director
Fujitsu Taiwan Ltd |
|
| |
| |
|
|
BYON is a new and brilliant concept which consider about flexibility and future upgradeability. With the backing up of all the industry heavy weight manufacturers, people can really find his own requirement and configure accordingly. It is a blessing to user's freedom of choice and a dream come-true.
| Shawn Shu, Vice President, Sales and Marketing Division
QNAP Systems |
|
| |
| |
|
|
At Hitachi Global Storage Technologies, we know that our customers, including the world's leading notebook and desktop brands, seek high performance and capacity within smaller form factors, while end users are increasingly looking for longer usage life and greater reliability at affordable prices. We are committed to supporting industry standards and welcome industry moves to provide end users and notebook manufacturers alike with the flexible qualities they seek. As such, we welcome the chance to be involved in adoption of the interchangeability concept.
| Jaya Dharan, General Manager
Asia Pacific (South), Hitachi Global Storage Technologies |
|
| |
| |
|
|
This is a step ahead from BYON notebook to introduce notebook with the Common Building Block (CBB) concept and powered by mobile processor Intel® Core?2 Duo for the first time in Indonesia. CBB concept allow barebone and some other main notebook?s component to be interchanged, the barebone has been designed for interchangeability.
To support BYON notebook, Intel provide mobile processor Intel® Centrino® Duo mobile technology-based Notebook with new Intel® Core 2 Duo processor.
The new mobile processor is produced in Intel world-class 65-nanometer manufacturing bring outstanding performance, New Intel® Core 2 Duo processor performance is greater than twice the CPU performance when doing processor-intensive tasks like multitasking and Uses up to 28% less power compared to previous generation Intel® Centrino®-based Notebook. The new next generation Intel® Core? Microarchitecture in Intel® Core? 2 Duo resulted performance increase and lower power consumption
| Budi Wahyu Jati, Country Manager
Intel Indonesia Corporation |
|
| |
| |
|